Main Menu

JSI Kantor Konsultan Solusi

HOTLINE
  (021) 9389 5000
(0858) 8070 8000
info [at] konsultansolusi [.] com
JSI-1 WISMA GKBI
  (021) 5799 8105
JSI-2 ROXY MAS
  (021) 9834 2708
JSI-3 JELAMBAR
  (021) 9879 4471
JSI-4 GROGOL
  (021) 5696 3628
JSI-5 KEBON JERUK
  (021) 9255 5138
JSI-6 LINDETEVES
  (021) 9269 2693
JSI-7 WTC Mangga 2
  (021) 9286 8887
JSI-8 Kelapa Gading
  (021) 4585 1116
JSI-9 Taman Harapan Indah
  (021) 569 6666 8
JSI-10 Gading Serpong Tangerang
  (021) 7168 2889
JSI-11 Tanjung Duren
 (021) 5695 8223

Tertarik memiliki kantor konsultan solusi? Klik di sini.

Jadwal Kegiatan

Belum ada jadwal kegiatan baru.
Kegiatan Lalu
Pameran Franchise & License Expo Indonesia 2007
November 9 (8:00 am) - November 11, 2007

Pindah Kantor JSI 5
October 28, 2007 (All Day)

Seminar Pajak
August 30, 2007 (8:00 am)

Pembukaan JSI 10
July 7, 2007 (All Day)

SEMINAR PAJAK
June 27, 2007 (8:00 am)

Pembukaan JSI 9
May 20, 2007 (All Day)

Kalender

CB Login

CB Online

No Users Online
SE-05/PJ.41/2003 - PENYEMPURNAAN SE-27/PJ.52/2002 TENTANG LAPORAN PERKEMBANGAN PENERIMAAN PAJAK SEKT PDF Print E-mail

SURAT EDARAN
SE-05/PJ.41/2003
Ditetapkan tanggal 14 Agustus 2003

PENYEMPURNAAN SE-27/PJ.52/2002 TENTANG LAPORAN PERKEMBANGAN PENERIMAAN PAJAK SEKTOR RITEL/PERDAGANGAN ECERAN


            Dalam rangka penyeragaman Laporan Perkembangan Penerimaan Pajak Sektor Ritel/Perdagangan Eceran, dari Kepala Kantor Pelayanan Pajak kepada Kepala Kantor Wilayah atasannya dan Kepala Kantor Wilayah kepada Direktur PPh dan Direktur PPN , bentuk Laporan Perkembangan Penerimaan Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai serta tanggal penyampaian dari masing-masing laporan tersebut perlu dirubah. Oleh karena itu, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Bentuk laporan yang harus disampaikan :
  a. Kepala Kantor Pelayanan Pajak menyampaikan laporan sesuai lampiran I dan II Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini.
  b. Kepala Kantor Wilayah menyampaikan laporan sesuai Lampiran III dan IV Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini.
2. Penyampaian laporan penerimaan PPh ;
  a

Laporan sebagaimana dimaksud dalam lampiran I Surat Edaran ini disampaikan oleh Kepala  Kantor Pelayanan Pajak kepada Kepala Kantor Wilayah atasannya setiap bulan paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

    Contoh :
   
  • Pelaporan bulan Agustus 2003 oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak kepada Kepala Kantor Wilayah yang mencantumkan penerimaan PPh sektor  Ritel/Perdagangan Eceran berdasarkan SSP Masa Januari 2003 sampai dengan SSP Masa Juli 2003 dilakukan paling lambat tanggal 10 September 2003.

  • Pelaporan bulan Januari 2004 oleh Kepala Kantor Pelayanan  Pajak kepada Kepala Kantor Wilayah yang mencantumkan penerimaan PPh sektor Ritel/Perdagangan Eceran berdasarkan SSP Masa Januari 2003 sampai dengan SSP Masa Desember 2003 dilakukan paling lambat tanggal 10 Februari 2004.

  b.

Laporan sebagaimana dimaksud dalam Lampiran III Surat Edaran ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah kepada Direktur PPh setiap triwulan paling lambat akhir  bulan kedua setelah bulan terakhir dari triwulan yang bersangkutan

    Contoh :
   
  • Pelaporan Triwulan III 2003 (SSP Masa Juli 2003 sampai dengan SSP Masa September 2003) disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah kepada Direktur PPh paling lambat 30 November 2003.

  • Pelaporan Triwulan IV 2003 ( SSP Masa Oktober 2003 sampai dengan SSP Masa Desember 2003) disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah kepada Direktur PPh paling lambat 29 Februari 2004.

3. Penyampaian laporan penerimaan PPN ;
  a.

Laporan sebagaimana dimaksud dalam lampiran II Surat Edaran ini disampaikan oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak kepada Kepala Kantor Wilayah atasannya setiap bulan paling lambat tanggal 30 bulan berikutnya.

   

Contoh :

   

Laporan bulan Agustus 2003 oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak kepada Kepala Kantor Wilayah atasannya paling lambat tanggal 30 September 2003, sehingga diharapkan data Masa Pajak Agustus 2003 telah tercakup di dalam laporan tersebut.

  b.

Laporan sebagaimana dimaksud dalam Lampiran IV Surat Edaran ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah kepada Direktur PPN dan PTLL, paling lambat pertengahan bulan kedua setelah bulan terakhir dari triwulan yang bersangkutan.

    Contoh :
    laporan   Triwulan II/2003 disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah kepada Direktur PPN dan PTLL paling lambat 14 Agustus 2003.
4

Dengan berlakunya Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak ini maka bentuk Laporan Perkembangan Penerimaan PPh dan PPN sektor ritel/perdagangan eceran serta tanggal pelaporan sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-27/PJ.52/2002 tanggal 12 Juni 2002 dinyatakan tidak berlaku.

Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan sebaik-baiknya.

Direktur Jenderal Pajak

 

Hadi Poernomo
NIP 060027375


Lampiran I

Laporan Perkembangan Penerimaan Pajak Penghasilan Sektor Ritel/Pedagang Eceran
KPP..................................(1
     ....................................(II

No.

Pedagang Eceran

Jumlah WP Terdaftar
Per : 1.............(III

Jumlah Penerimaan PPh
(Neto dalam ribuan Rp)

Keterangan

      Masa Pajak
......................(III
s/d/ Masa Pajak
........................(III
 
1 2 3 4 5 6
1.


...........................IV
-  Badan
- Orang Pribadi
Sub Jumlah

........................
.......................

Rp.....................
Rp.....................
Rp.....................

Rp.....................
Rp.....................
Rp.....................
 
2


........................IV
- Badan
- Orang Pribadi
   Sub Jumlah

........................
........................

Rp.....................
Rp.....................
Rp.....................

Rp.....................
Rp.....................
Rp.....................
 
  Lain-lain
- Badan
-Orang Pribadi
  Sub Jumlah

........................
........................

Rp.....................
Rp.....................
Rp.....................

Rp.....................
Rp.....................
Rp.....................
 
  Jumlah   :
- Badan
- Orang Pribadi

........................
........................

Rp.....................
Rp.....................

Rp.....................
Rp.....................
 

Petunjuk Pengisian :

1.

Angka 1

 

Diisi dengan Nama Kantor Pelayanan Pajak

2.

Angka II

 

Diisi dengan badan dan tahun laporan Kantor Pelayanan Pajak ke Kantor Wilayah

3

Angka III

 

Diisi dengan masa pajak yang dilaporkan

4

Kolom (2) atau Angka IV

 

Diisi nama atau sebutan setempat untuk masing-masing pusat pembelanjaaan /perdagangan. Untuk tempat-tempat perbelanjaan kecil yang tidak ada nama atau sebutan agar digabungkan pada nomor urut terakhir dengan nama lain-lain

5

Kolom (1)

 

Diisi  nomor urut

6.

Kolom (3)

 

Diisi dengan jumlah WP Pedagang Eceran pada awal masa pajak yang dilaporkan.

7

Kolom (4)

 

Diisi jumlah penerimaan PPh berdasarkan SSP lembar ke 3

8

Kolom (5)

 

Diisi jumlah penerimaan PPh berdasarkan SSP lembar ke 3 yang dimulai dari SSP Masa Januari tahun bersangkutan

9

Kolom (6)

 

Diisi keterangan yang diperlukan apabila ada

Lampiran II

Laporan Perkembangan Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Sektor Ritel/Perdagangan Eceran
Kanwil........................
Triwulan .......I)

No

Nama Kantor Pelayanan Pajak

Jenis PKP-PE

Jumlah PKP-PE Terdaftar

Jumlah Penerimaan PPN (Neto dalam
ribuan rupiah)

Keterangan

s.d. Triwulan
Lalu

Triwulan ini

s.d.Triwulan
ini

s.d. Triwulan Lalu

Triwulan ini

s.d. Triwulan ini

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1



2


3

KPP............II)



KPP................


KPP................

- Badan
-Orang Pribadi
 

- Badan
- Orang Pribadi

- Badan
- Orang Pribadi
             

Jumlah Total
- Badan
- Orang Pribadi
             

Petunjuk Pengisian :

1.

Angka 1

diisi dengan triwulan laporan (misal : Triwulan III/2003)

2

Angka II

diisi dengan nama Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

3

Kolom 4

diisi dengan jumlah PKP-PE terdaftar sampai dengan akhir triwulan lalu (misal : untuk laporan Triwulan III /2003) diisi dengan  angka PKP-PE terdaftar s.d Triwulan II/2003, untuk triwulan I/2004 diisi dengan angka s.d. Triwulan IV/2003

4

Kolom 5

diisi dengan jumlah PKP-PE yang dikukuhkan pada triwulan ini (Triwulan III/2003)

5

Kolom 6

diisi jumlah kolom 4 + kolom 5

6

Kolom 7

diisi dengan jumlah penerimaan sampai dengan triwulan lalu (misal : untuk laporan Triwulan III/2003 diisi dengan angka penerimaan s.d Triwulan II/2003 untuk Triwulan I/2004 diisi dengan angka nol)

7

Kolom 8

diisi dengan jumlah penerimaan pada triwulan ini (triwulan III/2003)

8

Kolom 9

diisi jumlah kolom 7 + kolom 8

Catatan :

1.

Yang dimaksud dengan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai adalah nilai pembayaran yang dilakukan PKP ke kas negara  dengan menggunakan SSP yaitu sebesar nilai Kurang Bayar  yang tercantum pada surat Pemberitahuan Masa PPN

2.

Untuk pelaporan Jumlah PKP-PE dilaporkan secara akumulasi terus-menerus tanpa cut-off untuk tahun berikutnya  (dalam hal pengsian jumlah PKP-PE  s.d. triwulan lalu , diisi berdasarkan data  s.d triwulan IV tahun sebelumnya ) sedangkan untuk jumlah penerimaan PPN terjadi cut-off untuk tahun berikutnya(dalam hal pengisian jumlah penerimaan PPN s.d triwulan lalu, diisi dengan angka nol tanpa memperhatikan data triwulan IV tahun sebelumnya.

3

Apabila terdapat SPT Masa PPN lebih bayar maka pada laporan triwulan bersangkutan diberi catatan total jumlah lebih bayar selama triwulan bersangkutan diberi catatan total jumlah lebih bayar selama triwulan tersebut dengan mencantumkannya di bawah tabel laporan .

Laporan III

Laporan Perkembangan Penerimaan Pajak Penghasilan Sektor Ritel/Pedagang Eceran
Kantor Wilayah.......................(I
Triwulan :.............................(II

No. Nama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Nama Pusat Perbelanjaan /Perdagangan Mall Jumlah WP Terdaftar
Per Triwulan ..........(iii
Jumlah Penerimaan PPh
(Neto dalam ribuan Rp)
per Triwulan..........(iii
1 2 3 4 5
1.





KPP.............................





1................


2................



......................
......................

......................
.....................

Rp...................
Rp...................

Rp...................
Rp...................
2




KPP.............................




1...................


2...................


.....................
.....................

.....................
.....................

Rp...................
Rp...................

Rp...................
Rp...................
3 Dst      
4

Total

Badan
Orang Pribadi
.....................
.....................
Rp...................
Rp...................
Rp...................

Petunjuk Pengisian :

1.

Angka 1

 

Diisi dengan nama Kantor  Wilayah

2

Angka II

 

Diisi dengan

Triwulan I tahun 2003 (untuk masa pajak Januari 2003 s.d. masa pajak Maret 2003)

   

Triwulan II (Untuk  masa pajak April s.d.masa pajak Juni)

   

Triwulan III (untuk masa pajak Juli s.d . masa pajak September )

   

Triwulan IV (untuk masa pajak Oktober s.d. masa pajak Desember )

3

Kolom (I)

 
 

Diisi nomor urut

4

Kolom (2)

 

Diisi nama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang ada di wilayah Kantor Wilayah bersangkutan

5

Kolom (3)

 

Diisi nama atau sebutan setempat untuk masing-masing pusat perbelanjaan/perdagangan. Untuk tempat-tempat perbelanjaaan kecil yang tidak ada nama atau sebutan agar digabungkan pada nomor urut terakhir dengan nama : lain-lain

6

Kolom (4)

 

Diisi dengan jumlah WP Pedagang Eceran pada awal masa pajak terakhir pada triwulan yang bersangkutan.

 

Contoh :

 

Jumlah WP Pedagang Eceran terdaftar untuk Triwulan I adalah jumlah WP Pedagang Eceran terdaftar pada awal bulan Maret

7

Kolom (5)

 

Merupakan kompilasi dari laporan Kantor Pelayanan pajak

 

Triwulan I diisi dengan kompilasi penerimaan SSP masa Januari s.d. Masa Maret

 

Triwulan II diisi dengan kompilasi penerimaan SSP masa April s.d. Masa Juni

Lampiran IV

Laporan Perkembangan Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Sektor Ritel/Perdagangan Eceran
KPP.............................
Bulan................1)

No

Nama Mall

Jenis PKP-PE

Jumlah PKP-PE Terdaftar

Jumlah Penerimaan PPN (Neto dalam
ribuan rupiah)

Keterangan

s.d. Bulan
Lalu

Bulan  ini

s.d.Bulan 
ini

s.d. Bulan  Lalu

Bulan  ini

s.d. Bulan  ini

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1



2


3

Mall............II)



Mall................


Lain-lain
- Badan
-Orang Pribadi
 

- Badan
- Orang Pribadi

- Badan
- Orang Pribadi
             

Jumlah Total
- Badan
- Orang Pribadi
             

Petunjuk Pengisian :

1. Angka 1 diisi dengan bulan laporan  (misal :Agustus 20030
2 Angka 2 diisi dengan nama atau sebutan tempat untuk masing-masing pusat perbelanjaan /perdagangan untuk tempat-tempat perbelanjaan kecil yang tidak ada nama  atau sebutan agar digabungkan  pada nomor urut terakhir dengan nama lain- lain.
3 Kolom 4 diisi dengan jumlah PKP - PE terdaftar sampai dengan akhir bulan lalu (misal : untuk laporan bulan agustus 2003, diisi dengan angka PKP-PE terdaftar  s.d. tanggal 31 Juli 2003. Untuk laporan bulan Januari  2004 diisi dengan angka PKP-PE terdaftar s.d. tanggal 31 Desember 2003)
4 Kolom 5 diisi dengan jumlah PKP -PE baru yang dikukuhkan pada bulan ini (Agustus 2003)
5 Kolom 6 diisi jumlah kolom 4 + Kolom 5
6 Kolom 7 diisi dengan jumlah penerimaan sampai dengan akhir bulan lalu (misal : untuk laporan bulan Agustus 2003 diisi dengan angka pnerimaan s.d tanggal 31 Juli 2003. Untuk laporan bulan Januari 2004 diisi dengan angka nol)
7 Kolom 8 diisi dengan jumlah penerimaan pada bulan ini (agustus 2003)
8 Kolom 9 diisi jumlah kolom 7 + kolom 8.

Catatan :

1. Yang dimaksud dengan penerimaan PPN adalah nilai pembayaran yang dilakukan PKP ke kas negara dengan menggunakan SSP yaitu sebesar nilai Kurang Bayar yang tercantum pada Surat Pemberitahuan Masa PPN.
2. Untuk pelaporan Jumlah PKP-PE dilaporkan secara akumulasi terus menerus tanpa cut-off untuk bulan berikutnya (dalam hal pengisian jumlah PKP-PE s.d. bulan lalu. diisi berdasarkan data bulan Desember tahun sebelumnya) sedangkan untuk jumlah penerimaan PPN terjadi cut -off untuk tahun berikutnya (dalam hal pengisian jumlah penerimaan PPN s.d bulan lalu, diisi dengan angka nol tanpa memperhatikan data bulan Desember tahun sebelumnya)
3 Apabila terdapat SPT Masa PPN Lebih Bayar maka pada Laporan bulan bersangkutan diberi catatan total jumlah Lebih Bayar pada bulan tersebut dengan mencantumkannya dibawah tabel laporan.
 
< Prev   Next >
© 2010 JSI Konsultan Solusi
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.