|
S-05/PJ.332/2005 - TEMPAT PENDAFTARAN DAN PELAPORAN KERJASAMA OPERASI TERMINAL PETI KEMAS (KSO TPK) |
|
|
|
|
SURAT DIRJEN
PAJAK
S-05/PJ.332/2005
Ditetapkan tanggal 6 Januari 2005
TEMPAT PENDAFTARAN DAN
PELAPORAN KERJASAMA OPERASI TERMINAL PETI KEMAS (KSO TPK) ABC
Sehubungan dengan surat
Saudara Nomor XXX tanggal 26 Oktober 2004 perihal dimaksud pada pokok di atas,
dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:
|
1.
|
Dalam surat tersebut Saudara
mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
-
Merujuk Pasal 2 ayat (1) huruf
a Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-67/PJ/2004 tanggal 29 Maret 2004 tentang Tempat
Pendaftaran Bagi Wajib Pajak Tertentu atau Tempat Pelaporan Usaha Bagi Pengusaha
Kena Pajak Tertentu, PT. XYZ meminta penegasan apakah Kerjasama Operasi Terminal
Peti Kemas (KSO TPK) ABC, dimana 52,12% modalnya dimiliki oleh PT. XYZ sebagai
BUMN wajib mendaftar dan melaporkan kewajiban pajaknya kepada Kantor Pelayanan
Pajak BUMN atau Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Koja.
-
Kepala Kantor Pelayanan Pajak
Jakarta Koja melalui surat Nomor XXX tanggal 12 Juli 2004 perihal Penegasan
Tempat Pendaftaran dan Pelaporan Pajak menyebutkan bahwa meskipun kepemilikan
modal dari Badan Usaha KSO TPK ABC dimiliki oleh BUMN yang mempunyai penyertaan
modal sebesar 52,12%, namun karena bentuk badan usaha tersebut adalah Kerjasama
Operasi, bukan Perseroan Terbatas, maka ketentuan dalam Pasal 2 ayat (1) huruf a
Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-67/PJ/2004 tersebut tidak berlaku bagi KSO TPK
ABC, sehingga sampai saat ini masih terdaftar sebagai Wajib Pajak di Kantor
Pelayanan Pajak Jakarta Koja.
|
|
2.
|
Dasar
hukum:
|
| |
a.
|
Pasal 1 Keputusan Direktur
Jenderal Pajak Nomor KEP-515/PJ/2000 tentang
Tempat Pendaftaran Bagi Wajib Pajak Tertentu dan Tempat Pelaporan Usaha Bagi
Pengusaha Kena Pajak Tertentu sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan
Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-167/PJ/2003
tanggal 13 Juni 2003, antara lain menyatakan bahwa dalam Keputusan Direktur
Jenderal ini, yang dimaksud dengan:
|
| |
|
1)
|
Wajib Pajak tertentu dan
Pengusaha Kena Pajak tertentu adalah Wajib Pajak dan Pengusaha Kena
Pajak:
|
| |
|
|
a)
|
Badan Usaha Milik
Negara
|
| |
|
|
b)
|
Badan Usaha Milik
Daerah
|
| |
|
|
c)
|
Penanaman Modal
Asing
|
| |
|
|
d)
|
Bentuk Usaha Tetap dan Orang
Asing
|
| |
|
|
e)
|
Perusahaan Masuk Bursa,
termasuk badan-badan khusus (self regulatory organization) yang didirikan dan
beroperasi di bursa berdasarkan Undang-undang Nomor 8 tahun 1995 tentang
Kegiatan Usaha di Pasar Modal
|
| |
|
|
f)
|
Perusahaan besar yang memenuhi
kriteria tertentu
|
| |
b.
|
Pasal 2 ayat (1) huruf a
Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-515/PJ/2000 tentang Tempat Pendaftaran Bagi
Wajib Pajak Tertentu dan Tempat Pelaporan Usaha Bagi Pengusaha Kena Pajak
Tertentu sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Direktur Jenderal
Pajak Nomor KEP-167/PJ/2003 tanggal 13 Juni
2003, mengatur bahwa tempat pendaftaran dan pelaporan usaha sebagai Pengusaha
Kena Pajak bagi Wajib Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 adalah
Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Negara dan Daerah, untuk Badan Usaha Milik
Daerah yang berkedudukan di wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan seluruh
Wajib Pajak Badan Usaha Milik Negara, termasuk anak perusahaan Badan Usaha Milik
Negara yang penyertaan modal induk lebih dari 50% (lima puluh persen), kecuali
yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak
berkedudukan dan badan-badan khusus (Self Regulatory Organization) yang
didirikan dan beroperasi di bursa berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995
tentang Pasar Modal, Perusahaan efek non bank, Reksa Dana serta Kontrak
Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA);
|
| |
c.
|
Pasal 2 ayat (1) huruf a
Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-67/PJ/2004 tentang Tempat Pendaftaran Bagi Wajib
Pajak Tertentu atau Tempat Pelaporan Usaha Bagi Pengusaha Kena Pajak Tertentu,
mengatur bahwa tempat pendaftaran bagi Wajib Pajak dan atau tempat pelaporan
usaha untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak bagi Wajib Pajak Badan Usaha
Milik Negara adalah Kantor Pelayanan Pajak Badan Usaha Milik Negara, untuk Wajib
Pajak Badan Usaha Milik Negara, termasuk anak perusahaan yang penyertaan modal
baik langsung maupun tidak langsung dari Badan Usaha Milik Negara lebih dari 50%
(lima puluh persen).
|
|
3.
|
Berdasarkan hal-hal tersebut
di atas, dengan ini disampaikan bahwa apabila KSO TPK ABC telah terdaftar di KPP
tempat Wajib Pajak berkedudukan sebelum terbitnya Keputusan Dirjen Pajak Nomor
KEP-515/PJ/2000 tentang Tempat Pendaftaran Bagi
Wajib Pajak Tertentu dan Tempat Pelaporan Usaha Bagi Pengusaha Kena Pajak
Tertentu sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Direktur Jenderal
Pajak Nomor KEP-167/PJ/2003 tanggal 13 Juni 2003
maka tempat pendaftaran dan pelaporan bagi KSO TPK ABC adalah di Kantor
Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan (dalam hal ini KPP Jakarta
Koja).
|
Demikian untuk
dimaklumi.
DIREKTUR JENDERAL,
ttd
HADI
POERNOMO
|